3 Pesan Aa Gym untuk Orang Tua Santri Baru

BANDUNG – Kunci baiknya pribadi seorang anak ialah orang tua. Sebagai insan yang terlahir dangah fitrah, orang tua menjadi pemandu anak akan kemana ia mengarah. Bila orang tua baik, anak pun akan tumbuh menjadi pribadi yang baik.



Hal tersebut menjadi topik utama tausiyah KH. Abdullah Gymnastiar dalam Kajian Tauhiid pada (4/5/2025) di Masjid Rahmatan Lil’alamiin, Eco Pesantren 1 Daarut Tauhiid. Dihadapan seluruh orang tua dan santri baru, Aa Gym berpesan kepada orang tua untuk memberikan keteladanan yang baik terhadap anak.



“Tidak cukup anak yang belajar agama, tapi orang tua juga harus belajar.   Urusan anak jadi baik adalah urusan ketaqwaan orang tuanya,” tuturnya.



Pendiri Pesantren Daarut Tauhiid itu pun menyebut tiga pesan utama kepada orang tua sebagai bekal dalam mendidik dan membesarkan buah hati.



“Pesan saya yang pertama, jangan jauh dari majelis ilmu. Harus belajar mengenal Allah (Ma’rifatullah) orang orang yang tidak belajar agama dengan baik, pasti ngarang hidupnya. Pupuk iman adalah ilmu, pemandu amal adalah ilmu,” ujar Aa Gym.



Ia menegaskan bahwa belajar adalah kewajiban setiap muslim sejak lahir hingga ajal menjemput. Termasuk sebagai orang tua, besarnya tanggung jawab dan kesibukan dalam mendidik anak bukan menjadi alasan untuk berhenti belajar.



Pesan yang kedua, Aa Gym menyampaikan pentingnya orang tua untuk berjuang mengendalikan hawa nafsunya. Hawa nafsu yang dititipkan kepada manusia cenderung mengajak kepada keburukan. Bila tidak dikendalikan dengan baik, maka akan berdampak buruk kepada diri sendiri maupun orang lain, termasuk keluarga.



“Pesan yang kedua, mujahadah orang tua. Orang tua harus punya program menuntut ilmu dan mengendalikan nafsu. Ilmu untuk diamalkan. Mujahadah itu bersungguh sungguh,” sebutnya.



Pesan ketiga, Aa Gym memberi wejangan kepada orang tua bahwa ketekunan beribadah kepada Allah merupakan kekuatan terbesar orang tua dalam mendidik dan membesarkan buah hati.



“Pesan yang ketiga, perbaiki ibadahnya. Tidak ada yang mengubah takdir kecuali doa. Doa akan di terima bila ibadahnya bagus. Solat tahajud dan sering berinteraksi dengan al quran. Banyak sedekah. Allah senantiasa menolong, orang yang senantiasa menolong,” tuturnya.



 Aa Gym menutup tausiahnya dengan menuturkan kepada seluruh orang tua santri baru Sekolah DT Indonesia, bahwa Allah-lah yang Mahakuasa mengendalikan hati seorang anak.



“Saya memohon, kepada orang tua bahwa yang menyolehkan anak itu Allah, kami berusaha sekuat  tenaga, semampunya disini tapi ya tetap, yang menggerakkan hatinya adalah Allah. Kalau Allah izinkan baik, baik. Visi misi sekolah disini, sekeluarga masuk surga, insya Allah” tutupnya. (Noviana)



Masih di buka, Pendaftaran Peserta Didik Baru Sekolah Daarut Tauhiid Indonesia tahun 2025 – 2026 serta indent 2026/2027

Link pendaftaran dapat di akses melalui : ppdb.daaruttauhiid.sch.id