BANDUNG – Dalam rangka menyambut bulan Ramadhan, TK SD Daarut Tauhiid kota Bandung menggelar Talkshow parenting bertajuk “Mengenal Puasa Ramadhan tanpa Paksaan” pada (22/2/2025) di Gedung sekolah TK SD Daarut Tauhiid, Jl. Ibrahim Adjie, Kota Bandung.
Kegiatan itu menghadirkan narasumber yang berkompeten dalam dunia parenting anak. Ialah Evi Dewi S, CH. CHt dan Ghaida Tsurayya yang berperan mengisi materi kepada seluruh orang tua siswa.
Dalam sesi pematerian, Evi menyampaikan pentingnya mengedukasi anak sejak usia dini terkait puasa Ramadhan. Menurut Evi, hal terpenting agar anak dapat jujur ketika berpuasa ialah dengan membiasakan buah hati untuk melibatkan Allah dalam setiap aktivitas.
“Biar anak jujur ketika puasa Ramadhan nanti, sebagai orang tua kita harus memberikan afirmasi bahwa ini perintah dari Allah, dan biasakan anak untuk melibatkan Allah dalam setiap aktivitas anak,” ujar Evi.
Ia menekankan agar orang tua tidak memaksa anak dalam beribadah termasuk puasa. Hendaknya, pengajaran puasa dilakukan secara bertahap sembari mengedukasi manfaat yang akan diperoleh. Jika terlalu memaksanakan kata Evi, citra Islam di benak sang buah hati akan jelek.
“Jika ibadah dipaksakan kepada anak, maka image anak terhadap islam itu akan buruk. Tanamkan dulu cinta ke Allahnya. Pendekatan yang dialakukan dengan baik, bisa dipahamai dan akan berdampak postif pada psikis anak,” imbuhnya.
Ghaida Tsurayya menyampaikan materi pada sesi berikutnya. Sekretaris Yayasan Daarut Tauhiid (YDTR) itu menyebut persiapan orang tua dalam mengajarkan anak-anak berpuasa. Ia mengatakan, teladan orang tua lah yang menjadi prioritas utama dalam mendidik anak maupun membiasakan buah hati untuk berpuasa.
“Dimulai dari orang tua ya, target ruhiyah dan sebagainya harus udah beres dulu,” ujar Ghaidha.
Ia menyebut, tahap berkutnya ialah mengajak anak dengan penuh kasih sayang untuk melaksanakan setiap kegiatan selama bulan Ramadhan. Serta memberikan penghargaan ketika mereka telah berhasil menuntaskan puasanya.
“Lalu, mengajak anak-anak dengan cara membangunkan sahur, menyiapkan menu berbuka. Jangan lupa dikasih reward kalau berhasil tuntas menjalankan puasanya seharian, agar mereka semakin bersemangat untuk puasa di hari selanjutnya,” imbuhnya.
Menariknya, orang tua tampak antusias dalam menyimak materi yang disampaikan oleh narasumber. Salah satu peserta menyampaikan kesannya selama mengikuti kegiatan talkshow parenting tersebut.
“Alhamdulillah saya senang sekali bisa mengikuti kegiatan ini. materinya isinya daging semua, dan disampaikannya juga dari narasumber-narasumber yang hebat. “ ujar salah satu orang tua santri.
Kegiatan tersebut berlangsung lancar sejak awal hingga akhir pelaksanaan. Habib, selaku humas TK dan SD DT kota Bandung berharap kegiatan talkshow tersebut dapat memberi wawasan kepada orang tua tentang bagaimana metode mengenalkan puasa kepada anak dengan baik.
“Semoga kegiatan talkshow ini bisa memberikan inspirasi kepada orang tua siswa tentang bagaimana cara efektif untuk mengenalkan puasa kepada anak” tutur Habib.
Ia berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya kegiatan tersebut, seraya berharap Allah melimpahkan ridaNya kepada seluruh keluarga besar TK SD DT Kota Bandung.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah mendukung kegiatan berlangsungnya kegiatan ini, semoga apa yang kita lakukan pada hari ini mendapat ridho Allah dan menjadi keberkahan untuk kita semua” pungkas Habib (Chusnul/Noviana)